
Selamatkan 3 Generasi Korban Banjir Aceh dari Derita Berkepanjangan
Sejak banjir besar melanda Aceh,
hidup Bu Mila tak lagi sama.
Malam hari, Bu Mila sering terjaga lebih lama.
Bukan karena tidak ingin tidur…
tapi karena terlalu banyak yang harus dipikirkan.
Di tenda pengungsian sederhana,
ia harus merawat bayi yang baru berusia 4 bulan,
menjaga ibunya yang sudah renta,
dan memikirkan Faris (15 tahun),
anak pertamanya yang mengalami gangguan mental hingga tidak bisa melanjutkan sekolah.

Suami telah tiada.
Kini, setelah rumah dan kehidupannya ikut dihantam banjir,
Bu Mila harus menjalani semuanya seorang diri.
Untuk bertahan hidup,
Bu Mila bekerja sebagai tukang gosok panggilan dengan penghasilan yang tidak menentu.
Namun penghasilannya tak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari,
apalagi biaya pengobatan Faris dan tempat tinggal yang layak.

Yang paling memilukan…
Faris kini tinggal terpisah di tenda seadanya dalam kondisi memprihatinkan.
Di usianya yang masih 15 tahun,
Faris seharusnya belajar, bermain, dan tumbuh seperti anak-anak lainnya.
Namun bencana dan keadaan memaksanya menjalani hidup yang begitu berat.

Hari ini, keluarga kecil korban banjir Aceh ini membutuhkan uluran tangan kita.
InsyaAllah, bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk:
• membantu pengobatan Faris
• memenuhi kebutuhan hidup keluarga
• dan menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak agar mereka tidak terus hidup di tenda pengungsian
Sahabat baik,
sedekah berapapun yang diberikan akan sangat berarti bagi Bu Mila dan keluarganya.
Mari bantu mereka bangkit setelah banjir menghancurkan segalanya 🙏
-
May, 18 2026
Campaign is published
